Jenis-jenis APAR (Alat Pemadam Api Ringan)


APAR (alat pemadam api ringan) dan jenis-jenisnya
APAR atau alat pemadam api ringan memiliki beragam jenis. Jenis-jenis APAR antara lain: APAR jenis air, powder, foam (busa) dan CO2 (karbon dioksida).

APAR Jenis Air

APAR jenis air biasanya untuk pemadaman kelas A, yaitu untuk benda padat selain logam, seperti kayu, kertas, kain atau karet. APAR jenis air berfungsi untuk memutuskan sumber panas/api.


APAR Jenis Powder

Powder banyak digunakan di kantor-kantor atau fasilitas umum seperti mall. APAR jenis powder berfungsi untuk memutuskan oksigen.

Berdasarkan kelas kebakaran, ada 3 tipe APAR jenis powder yaitu reguler, multi purpose dan special dry powder. Semua jenis powder ini berhubungan erat dengan lingkungan pekerjaan di kantor atau mall tersebut.

APAR Powder Reguler, tepung kimia yang efektif untuk memadamkan kebakaran kelas B dan C. APAR Powder reguler antara lain: sodium bikarbonat, potasium bikarbonat, potasium karbonat, potasium klorida.

APAR Powder Multi Purpose, tepung kimia untuk memadamkan kebakaran kelas A, B dan C. Powder multi purpose antara lain mono amonium fosfat.

APAR Special Dry Powder, tepung kimia yg efektif utk pemadaman kebakaran kelas D. Specia dry powder adalah campuran kalium klorida, magnesium klorida, natrium klorida dan kalsium klorida.


APAR Jenis Foam (busa)

APAR jenis foam (busa) cocok untuk kebakaran kelas A dan B. APAR jenis foam (busa) sangat efektik untuk mencegah api menyala kembali setelah pemadaman. Foam (busa) membentuk segel di sekitar bidang yang terbakar dan mencegah pengapian ulang.

APAR Jenis CO2 (karbon dioksia)


APAR jenis CO2 sangat cocok untuk peralatan ber-listrik dan api Kelas B. Kemudian kemampuan tingginya yang tidak merusak serta efektif dan bersih yang sangat dikenal luas. CO2  memiliki sifat non-konduktif dan anti statis. Karena gas ini tidak berbahaya untuk peralatan dan bahan yang halus, sangat ideal untuk lingkungan kantor yang modern, dimana minyak, solvent dan lilin sering digunakan.

Kinerja yang tidak merusak dan sangat efektif serta bersih sangatlah penting. Kedua model memiliki corong yang tidak ber-penghantar dan anti statis, cocok untuk situasi yang melibatkan cairan yang mudah terbakar dan bahaya listrik.

Gas (yang dihasilkan) tidak (bersifat) merusak peralatan dan bahan yang halus. Ideal untuk lingkungan kantor modern, dengan semua risiko elektronik-nya, dan dimana minyak, bahan pelarut dan lilin sering digunakan.

Peringkat Api menyediakan cara untuk mengukur efektivitas dari suatu alat pemadam dalam hal ukuran maksimum api yang bisa dipadamkan.Kelas B ini terkait dengan kebakaran luas permukaan dengan angka rating untuk jumlah cairan.n yang mudah terbakar dalam rasio air 1/3, 2/3 bahan bakar yang dapat dpadamkan dalam 1 area melingkar.

4 Hal Yang Harus Dilakukan Ketika Kebakaran Terjadi




4 Hal Yang Harus Dilakukan Ketika Kebakaran Terjadi
Salah satu musibah yang sering terjadi di Indonesia khususnya di Jakarta adalah kebakaran. Berita kebakaran banyak terjadi bahkan hampir setiap hari. Banyak penyebab kebakaran yang sering kita jumpai mulai dari konsleting listrik, tabung gas, dan banyak hal lain. Musibah kebakaran tak ada satu orang pun yang mau menemuinya, tetapi bagaimanakah yang harus kita lakukan jika terjadi kebakaran? Untuk menjawab pertanyaan ini, simak artikel dibawah ini.

Jangan Panik, Usahakan Tenang

Ketika kebakaran terjadi usahakan Anda menyelamatkan diri dengan tetap tenang dan tidak panik karena hal ini dapat mengurangi daya fikir dan gerak Anda. Jadi ketika kebakaran terjadi usahakan Anda tidak panik dan tetap tenang agar Anda tetap aman dan dapat menyelamatkan diri dengan aman.

Matikan Listrik dan  Gas

Hal kedua yang perlu Anda lakukan adalah matikan semua listrik dan gas.Hal ini dapat menolong tidak hanya Anda tetapi juga orang lain karena hal ini dapat mengurangi segala kemungkinan yang dapat menambah besar kebakaran, korban dan bahaya.

3 Tipe Lemari Besi Yang Cocok Untuk Melindungi Benda Berharga Di Kantor Anda



Di dalam kantor pastinya banyak benda berharga yang harus disimpan baik-baik agar terawat dan sewaktu-waktu dibutuhkan akan lebih mudah mendapatkannya. Karena itu merawat dan menyimpan surat berharga sangatlah penting apalagi kita tidak tahu bencana kapan datangnya.

Ada banyak cara untuk melindungi benda berharga dikantor, salah satunya menggunakan lemari besi atau brankas. Tetapi lemari besi seperti apakah yang cocok untuk menyimpan benda berharga dikantor? Berikut 3 lemari yang cocok digunakan di kantor:

1. Lemari Besi Guardian

Lemari Besi Guardian
Lemari Besi Guardian

 

Lemari besi guardian merupakan salah satu brankas yang memiliki 2 pengunci otomatis (Relocking Device) yang apabila terjadi pembongkaran secara paksa atau peledakan, pintu akan terkunci secara otomatis.
Lemari besi ini juga mempunyai dua sistem penguncian: kombinasi mekanis/ elektronik dan penguncian dengan kunci dan memiliki 4 ukuran: 277 hingga 638 liter.

 

 

3 Tipe Brankas Yang Cocok Untuk Dirumah







Salah satu berita yang sering diberitakan di Indonesia khususnya di Jakarta adalah berita mengenai bencana terutama kebakaran. Dari hal tersebut kita dingatkan untuk merawat rumah beserta isinya secara hati-hati. Salah satu cara merawat rumah terutama benda berharga yang ada didalam rumah adalah melengkapinya dengan menggunakan Brankas.

Menggunakan brankas untuk melindungi benda-benda berharga didalam rumah merupakan tindakan tepat terutama untuk Anda yang ingin berpergian jauh. Supaya benda berharga didalam rumah terjaga dari hal yang diinginkan.

Lalu karena brankas sangat penting untuk rumah? Tipe brankas apa saja yang cocok untuk ditempatkan di rumah? Berikut 3 Brankas yang cocok untuk ditaruh dirumah.

Rekaman Kamera CCTV Anda Hilang ? Cari Tahu Cara Mengatasinya disini !




Rekaman Kamera CCTV Anda Hilang  ? Cari Tahu Cara Mengatasinya disini !
Terkadang beberapa gambar yang dihasilkan dari kamera CCTV lewat monitor tidak dapat menampilkan gambar yang semestinya seperti video loss / gambar yang tertangkap kamera CCTV tidak menyala. Lalu jika hal itu terjadi bagaimana cara mengatasinya? 

Berikut berbagai penyebab kamera mati dan cara mengatasinya:

Sudahkah Cek Power Supply atau Adaptor?

Cek Power Supply atau Adaptor

 

Hal pertama yang perlu Anda cek adalah sumber listrik dari kamera CCTV itu sendiri yakni adaptor atau power supply, jika adaptor atau power supply mati maka otomatis kamera CCTV pun tidak dapat berjalan dengan semestinya. Untuk mengatasi masalah ini Anda dapat mengecek kondisi dari adaptor atau power supply tersebut apakah masih menyala atau mati agar dapat mengecek dengan baik sebaiknya menggunkan alat yang bernama avometer. Apabila Anda menemukan adaptor dalam kondisi mati maka Anda dapat langsung menggantinya dengan yang baru.

About Us

PT. Indolok Bakti Utama
PT. Indolok Bakti Utama merupakan distributor produk Gunnebo dan Chubbsafes di Indonesia. Kunjungi official website kami di www.gunnebo.com/id

Join Our Facebook Page