Home » , , » Tips Menggunakan Alat Pemadam Api Ringan

Tips Menggunakan Alat Pemadam Api Ringan


Hati-Hati Kebakaran!!! 

Lengkapi Kantor dan Rumah Anda dengan Pemadam, dan Ketahui Cara Penggunaannya


Pemadam Kebakaran
Petugas Pemadam Kebakaran Berusaha Memadamkan Api

Akhir-akhir ini kebakaran sangat sering terjadi di Indonesia, terutama di kota-kota besar seperti di Jakarta. Kebakaran biasanya terjadi di pabrik dan perumahan warga. Penyebabnya bermacam-macam mulai ledakan kompor gas hingga korsleting listrik. Kerugian yang diakibatkan dari kebakaran tentu tidak sedikit, berkisar puluhan hingga jutaan rupiah.

Nah, salah satu cara mencegah terjadinya kebakaran adalah dengan memadamkan api ketika api tersebut masih kecil dengan menggunakan pemadam, yaitu alat pemadam api ringan atau yang biasa dikenal dengan APAR.



Sayangnya, tidak semua orang paham cara menggunakan APAR tersebut. Berikut adalah tips menggunakan alat pemadam api ringan:

Gunakan Pemadam Sesuai dengan Kelas Api



Tipe Alat Pemadam Api Dry Chemical dari Gunnebo
Contoh Pemadam Api APAR




Jenis kebakaran dibagi menjadi empat kelas utama. Yaitu kelas A,B, C dan D. Pembagian kelas adalah berdasarkan penyebab kebakaran yang terjadi.


Kelas A adalah kebakaran yang disebabkan oleh benda-benda padat.Seperti kertas, botol, kayu, plastik, dan lain sebagainya. Untuk memadamkan diperlukan media air, pasir, karung goni basah dan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) tepung kimia kering.

Kelas B adalah kebakaran yang disebabkan oleh benda yang mudah terbakar seperti bahan bakar.Bisa bensin, solar, spirtus, alkohol dan minyak tanah.Untuk memadamkan bisa menggunakan tepung kimia kering.Tidak dianjurkan memakai air, karena berat jenis cairan lebih rendah dibandingkan air. Maka cairan akan berada di atas permukaan air. Akibatnya kebakaran akan merembet kemana-mana.

Kelas C disebabkan oleh listrik. Untuk memadamkan dianjurkan memakai tepung kimia dengan terlebih dahulu mematikan aliran listrik.

Kelas D adalah kategori kebakaran yang disebabkan oleh logam misalnya magnesium dan sodium. Kebakaran ini tergolong kebakaran berat, untuk memadamkan harus menggunakan alat khusus.

Untuk memadamkan api dalam tempo cepat tentu dibutuhkan pemadam api. Pemadaman dengan alat bertujuan untuk mematikan api kecil yaitu kebakaran kelas A, kelas B dan kelas C. Langkah ini sangat penting untuk mencegah nyala api semakin membesar.

Untuk memadamkan api digunakan alat pemadam api. Alat ini merupakan perangkat yang wajib digunakan untuk memadamkan api dalam situasi darurat. Bagian alat terdiri dari silinder untuk menyimpan tekanan dan selang untuk mengeluarkan muatan di dalam tabung silinder.

Prosedur Dasar Penggunaan Alat Pemadam Api

Prosedur Penggunaan Tabung Pemadam APAR

  • Pertama-tama pecahkan kaca pelindung alat pemadam api.
  • Setelah itu periksalah tekanan gas yang terlihat pada indikator.
  • Untuk memastikan alat masih berfungsi, lihat jarum penunjuk pada indikator tekanan. Apabila jarum menunjuk pada warna hijau maka alat masih berfungsi dengan baik.
  • Setelah memastikan alat berfungsi, alat harus dikocok beberapa kali agar berfungsi dengan optimal. Hal ini dimaksudkan untuk menaikkan tekanan dan mengencerkan cairan pemadam pada alat.
  • Lalu pegang katup pemancar dan arahkan pada sumber api.
  • Perhatikan jarak aman untuk memadamkan api yaitu sekitar satu meter dari sumber api.

Saat Menggunakan Pemadam, Pakai Metode PASS

PASS ketika menggunakan tabung pemadam api
Teknik PASS dalam Memakai Pemadam

Untuk mempermudah dalam mengingat bisa menggunakan prinsip PASS ketika menggunakan pemadam. Yaitu singkatan dari Pull, Aim, Squeeze dan Sweep.  

Pull disini adalah mencabut pin pada APAR. Selanjutnya Aim berarti mengarahkan ujung selang ke sumber api. Squeeze artinya pegangan pada APAR. Terakhir Sweep berarti mengarahkan ujung selang ke kiri dan ke kanan.

Tempat Strategis Meletakkan Alat Pemadam Api


Setelah mengerti cara penggunaan APAR ada baiknya anda mengetahui dimana sebaiknya alat ini diletakkan. Sebaiknya letakkan pada lokasi-lokasi yang rawan terjadi kebakaran atau jalur evakuasi. Beberapa tempat meletakkan APAR adalah di jalur jalan keluar, di dekat pintu, dan di dekat tangga.

Hal tersebut bertujuan agar alat pemadam api dapat digunakan pada kondisi darurat terutama untuk memadamkan api di jalur evakuasi. Selain perawatan APAR harus diperhatikan dengan mengadakan pengecekan secara berkala. Sehingga alat tersebut selalu siap digunakan apabila sewaktu-waktu kebakaran terjadi. Semoga artikel ini bermanfaat untuk meningkatkan kewaspadaan anda terhadap bahaya kebakaran dan cara mengatasi kebakaran.

0 comments:

Post a Comment

About Us

PT. Indolok Bakti Utama
PT. Indolok Bakti Utama merupakan distributor produk Gunnebo dan Chubbsafes di Indonesia. Kunjungi official website kami di www.gunnebo.com/id

Join Our Facebook Page